Situasi yang terdesak ~ Rizki's Blog

Tuesday, 11 December 2012

Situasi yang terdesak

Kulihat sebuah ruangan yang sungguh sunyi, tetapi terlihat banyak orang yang sedang ada di ruangan tersebut. Waktu yang terus berjalan, tetap ruangan ini terasa sepi, senyap. Gua berada di ruangan yang membuat gua panic, kaget, dan membuat jantung gua tidak berdetak, alias mati, mati pikiran. Pikiran gua saat di ruangan itu, hanya tertuju kepada atap, dan terus bingung untuk memikirkan sesuatu yang benar.

Dimana gua itu? tentunya membuat gua terus panik, terlihat banyak orang sedang serius, serius untuk bisa gila (?). Tapi, siang dan malam, terus gua berada di ruangan itu, hanya untuk berpikir. Hingga kiamat pun tiba, itu pun gua tetap berpikir. Berpikir seperti orang yang tak tahu pengetahuan. Tak tau ilmu itu apa. Tapi gua terus  berusaha untuk bangkit, terus semangat, dan pantang menyerah terhadap semua ini. Karena di dunia ini, gua tidak boleh selalu berpikir hanya pada satu hal, karena gua disini untuk orang-orang yang mengetahui keberadaan gue.

Walaupun ini terlihat agak susah, tapi gua tetap berusaha selemah tenaga. Gua tak akan pantang menyerah layaknya orang-orang malas. Gua akan terus membuat orang tersenyum terhadap perbuatan gua ini, tak tau malu terhadap apa yang gua perbuat. Dan ternyata, gua akhirnya membuat keputusan. Gua akan menengok kanan dan kiri, dan bertanya kepada seseorang. Bertanya tentang hal kecil, tapi sangat berharga bagi gua, dan gua saat itu seruangan sama dia. Dan gua bertanya, "Nomer 33 apaan jawabannya?" tanya gua yang sedang mengerjakan soal saat ulangan.

Rizki Muharam Sururi

Terima kasih telah membaca postingan ini. Silakan komentari atau kritik postingan ini melalui kotak komentar agar blog ini menjadi lebih baik. Apapun komentarnya, gua tetap menghargainya.

0 comments:

Be The First!

 

Copyright @ 2013 Rizki's Blog.