December 2012 ~ Rizki's Blog

Tuesday, 11 December 2012

Hewan dan Alam nya

Manusia diciptakan sebagai makhluk yang paling mulia,
Tapi kenapa sikap kalian seperti mamalia?
Kalian memang punya akal,
Tapi kenapa kelakuan kalian bagaikan anak nakal?
Bahkan kalian memang manusia yang tak luput dari kesalahan,
Tapi kenapa kalian melakukan banyak kesalahan tanpa sungkan?
Yang kita keluhkan bukanlah kalian,
Tapi apa yang kalian perbuat terhadap alam ini.
Alam yang harusnya jadi tempat kami dan kalian,
Kami memang hanya binatang yang tak punya akal,
Tapi kami juga perlu hidup,
Bukannya dipunahkanm, dipergunakan, dan dibunuh.
Mohon manusia di dunia ini,
Ingatlah keadaan sekitar dengan penuh kesadaran.

Situasi yang terdesak

Kulihat sebuah ruangan yang sungguh sunyi, tetapi terlihat banyak orang yang sedang ada di ruangan tersebut. Waktu yang terus berjalan, tetap ruangan ini terasa sepi, senyap. Gua berada di ruangan yang membuat gua panic, kaget, dan membuat jantung gua tidak berdetak, alias mati, mati pikiran. Pikiran gua saat di ruangan itu, hanya tertuju kepada atap, dan terus bingung untuk memikirkan sesuatu yang benar.

Dimana gua itu? tentunya membuat gua terus panik, terlihat banyak orang sedang serius, serius untuk bisa gila (?). Tapi, siang dan malam, terus gua berada di ruangan itu, hanya untuk berpikir. Hingga kiamat pun tiba, itu pun gua tetap berpikir. Berpikir seperti orang yang tak tahu pengetahuan. Tak tau ilmu itu apa. Tapi gua terus  berusaha untuk bangkit, terus semangat, dan pantang menyerah terhadap semua ini. Karena di dunia ini, gua tidak boleh selalu berpikir hanya pada satu hal, karena gua disini untuk orang-orang yang mengetahui keberadaan gue.

Walaupun ini terlihat agak susah, tapi gua tetap berusaha selemah tenaga. Gua tak akan pantang menyerah layaknya orang-orang malas. Gua akan terus membuat orang tersenyum terhadap perbuatan gua ini, tak tau malu terhadap apa yang gua perbuat. Dan ternyata, gua akhirnya membuat keputusan. Gua akan menengok kanan dan kiri, dan bertanya kepada seseorang. Bertanya tentang hal kecil, tapi sangat berharga bagi gua, dan gua saat itu seruangan sama dia. Dan gua bertanya, "Nomer 33 apaan jawabannya?" tanya gua yang sedang mengerjakan soal saat ulangan.

 

Copyright @ 2013 Rizki's Blog.